Hi, annyeong haseo Fiona imnida! Halooo saya Fiona kekeke. Ini blog ketigaku yeay! Ah, kenapa bikin blog baru? Jawabannya: Karena bosan. Aku cepet bosan dan juga membosankan. Aku suka menertawakan hal-hal yang menurut orang tidak lucu. Aku suka hal-hal yang menurut orang tidak menarik. Aku suka ke museum, addict banget sama yang namanya kudanil, dan banyak yang bilang aku lebih sayang bayi binatang daripada bayi manusia. Is that true? Yes.
Tapi aku sayang sama adikku, biarpun jaraknya 17 tahun dan sampai sekarang aku masih nganggep aku anak bungsu (-_-) but for me, he's the best cutie lil brother in the world. Someday, dia bakal aku jadiin bintang sepakbola ternama di salah satu klub besar di Inggris. CHELSEA. The next Ivanovic!
Ah apalagi ya?
Ah iya, aku mahasiswi di Universitas Tarumanagara Jakarta angkatan 2012/2013, jurusan Psikologi. Yes, I study psychology. What? Oh no, that doesn't mean I can read ur mind :) Mungkin kebanyakan orang denger kata "psikologi" itu artinya "sakit jiwa". Capek sih nerangin berkali-kali dan empet juga ngedenger orang ngomong, "Mau ngurusin orang gila lo?" Haloooo~ pikiran lu sempit banget sih. Oke, psikologi turut membantu si klien (sebutannya klien, keren kan wkwk) tapi kalau dari semua pendekatan tetep gabisa nolongin klien, kita serahin semuanya ke psikiater. Karena psikiater lah yang punya andil besar di bidang itu. Bedanya psikiater sama psikolog, psikiater nolong orang lewat obat-obatan ya masih satu jalur sama kedokteran, wong psikiater juga jebolan kedokteran hohoho sedangkan psikolog ngga. Contoh kecilnya aja, katarsis. Gak jauh beda semacam curhat gitu. Hmm... ngga mau panjang lebar deh, aku baru semester 1 udah sok-sokan nerangin ini itu hihi masih ada yang lebih ahli. So, don't judge us!
No comments:
Post a Comment